PENGERTIAN Tarjih

Di posting oleh Heriyantono pada 04:39 PM, 04-Jul-13

Di: Goresan Islam

Ilmu tarjih adalah bagian dari cabang ilmu ushul fiqhsendiri yang berbicara tentang “ menguatkan “ baik itu menguatkan nash,hadits,ijma’,qiyas, maupunyang lainnya agar tidak ada kelemahan dalam pengamalan hukum yang dikeluarkan oleh berbagai metode tadi,sehingga tidak lagi ada keraguan bagi pengamalnya,namun untuk mencapai kesemuaan diatas kita juga perlu melihat bagaimana kriteria yang dibuat ulama terdahulu suapaya kita dapat melaksanakannya dan mengeluarkan hokum dari setiap permasalahan yang ada dihadapan kita Mungkin demikianlah sekedar pendahuluan dari kami semoga kita dapat membahas makalah ini dengan sukses,lebih dan kurang kami mohon maaf serta kami berharap adanya kritik dan saran dari para peserta yang bersifat membangun dan menambah kajian keilmuan kita khusus dibidang mata kuliyah ini, sekian dan terimakasih wassalam pemakalah TARJIH 1.Pengertian tarjih Secara etimologi tarjih brarti “menguatkan”,sedangkan seacara termilogi,ada dua defenisiyang di kemukakan oleh ulama ushul fiqh a.Menurut ulama hanafiah Artinya : memunculkan adanya tambahan bobot pada salah satu dari dua dalil yang sama (sederajat) dengan tambahan yang tidak berdiri sendiri. b.Menurut jumhur ulama Artinya : menguatkan salah satu dalil yang zhanni dari yang lainnya untuk di amalkan (diterapkan) berdasarkan dalil tersebut. Dengan dalil ini ulama jumhur mengkhususkan tarjih pada permasalahan zhanni menurut merekatarjih tidak termasuk persoalan yang qoth’I,juga tidak termasuk antara yang qoth’I dan zhanni Para ulama sepakat bahwa dalil yang rojih (dikuatkan) harus diamalkan,sebaliknya dalil yang marjuh (dilemahkan) tidak perlu diamalkan 2.cara pentarjihan menurut ulama ushulada berbagai macam cara pentarjihan namun pemakalahhanya akan menyebutkan diantaranya yakni : a.tarjih bain an-nushus sedangkan tarjih ini juga terbagi atas beberapa bagian Ødari segi sanad imam as-syaukani berpendapat bahwa pentarjihan dapat dilakukan melalui 42 cara,diataranya 1)menguatkan salah satu nash dari segi sanadnya 2)pentarjihan dengan melihat riwayat itu sendiri 3)pentarjihan melalui cara menerima hadis dari rasul Ødari segi matan maksud dari matan adalah tex ayat,hadis atau ijma’.menurut al-amidi ada 51 cara dalam pentarjihan dari segi matan,sedangjkan antanya adalah 1)tex yang mengandung larangandiutamakan daripada texyang men gandung perintah,karena menolak kemudhoratan lebih baikdaripada mengambil manfaat 2)tex yang mengandung perintahlebih didahulukan daripada tex yang mengandung kebolehan karena melaksanakan perintah sekaligus melaksanakan hukum yang boleh 3)makna hakikat dari suatu lafazhlebih diutamakan daripada maknamajazi 4)dalil khusus diutamakan daripada dalil umum 5)tex umum yang belum dikhususkan lebih diutamakan texumum yang telah ditakhsis 6)tex yang sifatnya perkataan lebih diutamakan daripada tex yang sifatnya perbuatan 7)Tex yang muhkam lebih diutamakan daripada tex yang mufassar,karena muhkam lebih pasti dibanding muffassar 8)Tex yang sharih(jelas) didahuliukan daripada texyang bersifat sendirian ØDari segi hukum atau kandungan hokum Melalui cara ini menurut al-amidi ada 11 cara sedangkan menurut asy-syaukani ada 9 cara ,diantaranya adalah : 1)Tex yang mengandungbahaya menurut jumhur lebih diutamakandari tex yang membolehkan 2)Menurut jumhur Tex yang menetapkan lebih diutamakan dari tex yang meniadakan ,karena tex yang bersifat menetapkan memberi informasi tambahan 3)Apabila isi suatu tex menghindarkan terpidana dari hukuman,dan tex yang lain mewajibkan terpidana hukuman,maka yang dipilih adalah yang pertama 4)Tex yang mengandung hukuman lebih ringan didahulukan daripada tex yang mengandung hukuman berat ØTarjih menggunakan factor(dalil)lain diluar nash Menurut al-amidi ada 15 caradengan metode ini sedangkan asy-syaukani meringkasnya menjadi 10,diantaranya : 1)Mendahulukan salah satu dalil yang didukung dalil lain,baik al-quran,sunnah,maupun qiyas,dll 2)Mendahulukan salah satu dalil yang didahulukan oleh amalan ahli madinah,Karena mereka lebihmengetahui persoalan turunnya ayat 3)Menguatkan dalil yang menyebutnya illat(motivasi) hukumnya dari suatu nash serta dalil yang mengandung asbabunnuzul atau asbabul wuruddaripada dalil yang tidak menyebutkannya 4)Mendahulukan dalil yang didalamnnya menuntut sikap waspada daripada dalil yang tidakmenuntut demikian 5)Mendahulukan dalil yang diikuti dengan perkataan atau pengalaman dari perawinya daripada dalil yang tidak demikian 3.tarjih bain al-aqisyah wahab zuhaili mengelompokkan 17 cara pentarjihan dalam persoalan qiyas yang dikemukakan dalam 4 kelompok Ødari segi hukum ashal 1)menguatkan qiyas yang hokum ashalnya qoth’I dari yang zhanni 2)menguatkan qiyas yang landasan dalilnya ijma dari qiyas yang landasa dalilnya nash,sebab nash itu bisa di takhsis,ditakwil dan dinasakh, sedangkan ijma’ tidak 3)menguatkan qiyas yang didukung dalil yang khusus 4)menguatkan qiyas yang sesuai dengan kaedah-kaedah qiyas dari yang tidak 5)menguatkan qiyas yang telah disepakati para ulama tidak akan dinasakh 6)menguatkan qiyas yang hokum asalnya bersifat khusus Ødari segi hukum cabang 1)menguatkan hukum cabang yang datangnya kemudian dibanding hukum asal 2)menguatkan hokum cabang yang illatnya diketahui secara qoth’I dari yang hanya diketahui secara zhanni 3)menguatkan hukum cabang yang ditetapkan berdasarkan sejumlah logika nash dari hukum cabang yang hanya didasarkan kepada logika nash secara tafshil Ødari segi illat dari kelompok ini terbahagi menjadi dua cara yakni : dari segi penetapan dansegi sifat illat itu sendiri adpun dari segi penetapan yakni : 1)menguatkan illlat yang disebutkan dalam nash atau disepakati sebagai illat dari yang tidak demikian 2)menguatkan illat yang dilkakukan dengan cara as-sibru wa at taqsim yang dilakukan para mujtahid 3)menguatkan illat yang didalamnya terdapat isyarat nsh dari illat yang ditetapkan melalui munasabah (keserasian),karena isyaarat nash lebih baik daripada dugaan seorang mujtahid

Bagikan ke Facebook Bagikan ke Twitter

Komentar

Belum ada komentar. Tulislah komentar pertama!

Komentar Baru

[Masuk]
Nama:

Komentar:
(Beberapa Tag BBCode diperbolehkan)

Kode Keamanan:
Aktifkan Gambar